rss

Pengikut

SELAMAT DATANG DI BLOG INFO UNIK DAN MENARIK - TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 November 2009

Wanita Takut Kentut Saat Bercinta


Info Menarik, Ketimbang takut tidak bisa mencapai orgasme, kentut merupakan salah satu yang ditakuti wanita saat bercinta. Selain kentut, masih ada ketakutan lagi yang membuat wanita enggan melakukan seks. Apa saja?

Dikutip dari Womansday, Selasa (17/11/2009), berikut ini 7 hal yang membuat wanita takut dan enggan melakukan seks

1. Takut selulit terlihat jika lampu menyala
Kebanyakan wanita memilih lampu ruangan mati pada saat berhubungan. "Wanita takut jika lampu menyala, selulit di tubuhnya akan terlihat oleh pasangan. Tapi yang wanita tidak tahu adalah, pria justru menyukai tubuh wanita apa adanya, baik itu ada atau tanpa selulit. Mereka senang melihat pasangannya telanjang untuknya," ujar seorang pakar seks, Debby Herbenick, PhD.

Tapi jika wanita tetap merasa tidak pede dengan tubuhnya, menyalakan lilin bisa jadi alternatif yang lebih baik.

2. Takut bagian bawahnya bau
Wanita takut jika bau di daerah vaginanya seperti bau ikan busuk. Tapi selama wanita membersihkan daerah itu dengan benar, sebenarnya tak perlu khawatir.

"Bahkan tubuh yang sehat pun punya bau. Justru bau yang keluar itu adalah hormon feromon, yang bisa menarik perhatian lelaki," ujar psikoterapis, Tina Tessina, PhD. Jika bau di bagian bawah itu disebabkan oleh jamur, barulah wanita perlu takut.

3. Takut kentut ketika berhubungan
Rata-rata wanita mengeluarjan gas atau kentut sebanyak 14 kali dalam sehari. Tapi bagaimana jika saat kentut itu bertepatan dengan saat melakukan seks? Wanita takut jika hal itu terjadi, pasangan akan illfeel dan menjadi malas berhubungan. Namun menurut Dr Tessina, jangan biarkan hal itu merusak acara seks Anda dan pasangan.

"Jangan lupa bahwa kita juga manusia. Kita bisa kentut kapan saja dan dimana saja, jadi harusnya pasangan bisa maklum dan wanita tetap percaya diri. Buat saja sebagai bahan lelucon, karena saat seks, lelucon pun dibutuhkan," jelasnya.

Meski demikian, ada baiknya menghindari makanan yang bisa menghasilkan gas sebelum melakukan seks atau mengonsumsi obat anti gas jika sudah menjadi penyakit.

4. Takut tidak memuaskan pasangan

"Jika seorang wanita takut tidak bisa memuaskan pasangannya, sebaiknya katakan terus terang padanya," ujar Dr Herbenick.

Ucapan seperti 'Saya ingin memuaskan kamu tapi saya takut tidak bisa karena belum berpengalaman' membuat pasangan pria bisa menerima si wanita apa adanya bahkan meyakinkannya bahwa ia pasti bisa.

5. Takut jika harus melakukan oral seks

"Banyak pasien wanita saya yang merasa tidak nyaman sat melakukan oral seks. Wanita mengkhawatirkan soal kebersihan, bau atau bahkan penyakit yang bisa tertular dari tindakan itu," kata psikolog asal Florida, LeslieBeth Wish, EdD.

Tapi menurutnya, wanita jangan jadi takut berlebihan. "Banyak teknik yang bisa dilakukan saat oral seks dan selalu pastikan bagian tersebut dalam keadaan bersih," ujarnya.

6. Takut vaginanya kering
Mau tidak mau, wanita akan kehilangan cairan lubrikannya di vagina. Hal itu karena faktor menyusui dan menopause.

"Jadi kalau sudah kering, pastikan untuk selalu menyediakan cairan lubrikasi botolan yang banyak dijual di pasaran saat akan melakukan seks," jelas Dr Herbenick.

7. Takut geli karena sentuhan pasangan
Beberapa wanita ada yang justru geli ketika disentuh oleh pasangannya, dan jika sudah kelewat batas, hal itu menjadi tidak seksi lagi di mata pria. Oleh karena itu, jangan biarkan sentuhannya membuat Anda tertawa cekikikan karena geli karena itu malah akan merusak mood pria.

"Cobalah latih pasangan untuk merangsang sentuhan yang tidak terlalu menggelitik dan lebih lembut," jelas Dr Herbenick.

sumber : http://health.detik.com/read/2009/11/17/121154/1243178/766/wanita-takut-kentut-saat-bercinta
READ MORE - Wanita Takut Kentut Saat Bercinta

Senin, 16 November 2009

Info Unik Tak Perlu Dijahit, Operasi Jantung Bisa Menggunakan Lem



Info Unik dan Menarik -Toronto, Umumnya memperbaiki tulang dada setelah operasi jantung dengan menjahit jaringan-jaringan di sekitarnya. Tapi kini ada perkembangan menggunakan lem untuk operasi jantung yang tidak perlu waktu lama untuk pemulihannya.

Peneliti di Kanada mengembangkan teknik operasi baru untuk menangani pasien patah tulang dada pasca operasi jantung. Dokter di sana menggunakan lem sebagai perekat tulang yang patah. Teknik operasi itu tidak membutuhkan waktu yang lama dan pasien hanya sedikit merasakan sakit.

Sementara dengan teknik menjahit maka proses pemulihan pasien membutuhkan waktu berminggu-minggu yang disertai dengan rasa sakit yang luar biasa. Tapi dengan penggunaan lem semuanya dapat diatasi.

"Dengan lem khusus yang berfungsi sebagai perekat, kini kita hanya membutuhkan waktu beberapa jam saja setelah operasi," ujar Dr Paul Fedak, seorang ahli bedah jantung dari Foothills Medical Center in Calgary, Alberta seperti dilansir Reuters, Senin (16/11/2009).

Lem khusus yang diberi nama Kryptonite itu dibuat oleh para dokter dari Research Group Inc of Connecticut.

Para dokter sebelumnya melakukan studi terhadap 20 pasien di Calgary. Dibanding pasien yang mendapat jahitan dan baru bisa beraktivitas beberapa bulan pasca operasi, pasien yang dadanya direkatkan kembali dengan lem Kryptonite ternyata berhasil pulih dan melakukan aktivitas normalnya hanya dalam waktu beberapa hari.

Peneliti juga menemukan bahwa rasa sakit dan tidak nyaman pasien setelah operasi berkurang dengan menggunakan teknik tersebut.

"Biasanya saya memberitahu pasien saya bahwa setelah operasi jantung, rasa sakit akan muncul dan proses penyembuhannya akan sangat lama, tapi sekarang saya lega tidak perlu mengatakan itu lagi," ujar Brent Mitchell, direktur dari Libin Cardiovascular Institute of Alberta dan kepala Clinical Department of Cardiac Sciences di Alberta Health Services.

Sebanyak satu juta operasi jantung dilakukan di seluruh dunia dengan merobek atau membelah bagian tulang dada. Oleh karena itu, teknik baru perekatan tulang dada dengan lem ini akan sangat bermanfaat bagi dunia medis dan kedokteran.

(Sumber : http://health.detik.com/read/2009/11/16/094550/1242268/763/tak-perlu-dijahit-operasi-jantung-bisa-menggunakan-lem)
READ MORE - Info Unik Tak Perlu Dijahit, Operasi Jantung Bisa Menggunakan Lem